Aspirasi, Demak – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Demak kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada sejumlah sekolah SD dan SMP lantaran ditemukannya kasus Covid-19. Demikian dikatakan Kasi Pembinaan SD-SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Demak, Tri Pitoyo, Rabu (16/2/2022).
Tri Pitoyo mengimbau, seluruh orang tua murid yang anaknya PJJ agar menjaga anak-anaknya tetap di rumah. Kemudian bagi sekolah yang masih PTM 100 persen, ia ingin agar anak-anak sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat. Pihaknya tengah mengusahakan agar siswa kelas 9 bisa kembali masuk sekolah. Menurutnya hal itu perlu dilakukan untuk persiapan ujian sekolah yang akan digelar beberapa bulan mendatang.
“Jika para siswa yang kelas 9 sudah sembuh semua, maka kami usahakan SMP yang PJJ menerapkan PTM 30 persen, artinya hanya kelas 9 saja yang masuk. Ini penting untuk memenuhi persiapan mereka dalam menghadapi ujian,” ujar Tri.
Ia berharap bagi orangtua murid untuk mengantarkan sendiri anak-anaknya ke sekolah agar menghindari kerumunan di dalam transportasi umum,” ujarnya.
Rincian sekolah yang ditutup di Demak masing-masing SMP N 1 Mranggen, SMP N 3 Mranggen, SDN 1 Batursari Mranggen, SMP N 1 Demak dan SDS Nurul Huda. Selain itu, SMP N 2 Karanganyar, SMP N 1 Guntur dan SDN Batursari 7 juga harus menggelar pembelajaran jarak jauh. (Amr)
0 Komentar