Gus Yasin Resmikan Gedung Madrasah Diniyah Nurul Anwar di Bamyumas

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat memberikan sambutan sebelum meresmikan gedung Madrasah Diniyah Nurul Anwar
 


Aspirasi, Banyumas - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meresmikan gedung Madrasah Diniyah Nurul Anwar, di Desa Rancamaya, Banyumas, Senin (14/03). 

Wakil Gubernur Gus Yasin meminta kepada pengajar keagamaan untuk dapat memberikan contoh konkrit pendidikan kepada siswanya. Ia menilai, pengajaran dengan memberikan contoh akan membuat siswa mendapatkan pelajaran dengan lebih komprehensif. 

"Saya minta madin Nurul Anwar mulai dari pengasuh, pengurus, kalau bisa memberikan contoh. Saya ingin madrasah memiliki ulama yang benar-benar murobbi (guru ilmu dan rohani)" ungkapnya sesaat sebelum meresmikan gedung madrasah. 

Gus Yasin mengaku senang semakin banyak lembaga pendidikan yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran mereka dapat memacu perkembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah sekitarnya. 

Meski demikian, dia berpesan agar orangtua murid tidak gegabah dalam memilih lembaga pendidikan. Mereka perlu teliti untuk dan memastikan lembaga yang dipilih sanadnya jelas hingga ke Nabi Muhammad SAW. 

"Kecerdasan kalau tidak ada hidayah tidak bermanfaat," tegasnya. 



Selain meresmikan Gedung Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Gus Yasin juga meresmikan obyek wisata edukasi Mangku di Desa Rancamaya. Dia menilai kehadiran objek wisata itu merupakan wujud semangat masyarakat di wilayah tersebut yang ingin maju. 

"Tadi saya meresmikan wisata (edukasi) Mangku, artinya ada pemikiran (keinginan) masyarakat supaya maju," tuturnya di obyek wisata edukasi Mangku. 

Turut disampaikan juga harapnya agar objek wisata Mangku dapat dikembangkan lagi. Banyak hal yang dapat diaplikasikan di obyek wisata tersebut karena lahan yang masih relatif luas. Salah satunya, bisa dikembangkan dengan wisata edukasi pertanian. Anak-anak dapat mempelajari dunia pertanian secara lebih mudah dan gembira karena dikemas dalam paket wisata. 

"Supaya nanti anak-anak benar-benar tahu bagaimana menjadi seorang petani. Kita saat ini membutuhkan petani dari generasi muda. Nanti bisa kita diskusikan lebih lanjut untuk upaya pengembangannya," pungkasnya. (Ams)

0 Komentar