Komunitas Panggilan Rimba Ajak Berbagai Elemen Masyarakat Lakukan Konservasi Sumber Mata Air dan Tanah Longsor

 

Peserta  konservasi sumber mata air dan tanah longsor tengah mengikuti apel pagi.


Purbalingga - Komunitas Panggilan Rimba Desa Krangean adakan konservasi sumber mata air dan tanah longsor dengan tema “Jaga Bumi Kita Tetap Hijau, Ayo Menanam Bersinergi Untuk Alam!” pada Minggu, (09/10) di Dusun Batur, Desa Krangean, Kabupaten Purbalingga. Peserta yang terlibat mencapai 200 peserta dan berasal dari berbagai lintas komunitas baik instansi pemerintah maupun organisasi masyarakat, seperti Kodim Purbalingga, Basarnas, IPNU, Garedha Pala, dan lain sebagainya.


Apel dilaksanakan sebelum peserta melakukan penanaman hampir 2000 bibit pohon dengan berbagai macam jenis, seperti Aren, Pohon Beringin, Akar Angin, dan beberapa jenis buah-buahan lainnya. 

“Bibitnya kurang lebih 2000. Karena fokus pada konservasi air, kita menanam Aren, Pohon Beringin, Akar Angin dan ada juga beberapa jenis buah-buahan,” terang Anjar Sugiyanto, salah satu relawan yang terlibat dalam acara tersebut..

Anjar juga menjelaskan bibit yang ditanam merupakan pemberian dari Kodim Purbalingga serta rekan-rekan relawan. “Untuk bibit ada dari Kodim, ada dari teman-teman relawan, nitip ditanam di sana,” jelasnya.


Nantinya, bibit yang sudah ditanam akan dilakukan peninjauan setiap satu minggu sekali untuk mengetahui perkembangannya. Mengingat, sumber mata air dari Desa Krangean mengairi dua kecamatan, yakni Kecamatan Kertanegara dan Kecamatan Karanganyar.

“Karena ini program berkelanjutan, nantinya akan ada relawan yang mengawasi perkembangan bibit tersebut. Jadi kami fokus pada sumber air di desa kami yang juga mengairi dua kecamatan, antara Kecamatan Kertanegara dan Kecamatan Karanganyar,” jelasnya lagi.

Diketahui, sumber mata air yang mulai mengecil dalam tiga hari pada musim kemarau menjadi salah satu alasan diadakannya penanaman bibit pohon di desa tersebut. “Kalau kemarau tiga hari, surut, udah kayak nggak ada air malah,” ucap Anjar.

Dengan fokus pada konservasi sumber mata air, Anjar berharap masyarakat bisa saling bersinergi untuk menjaga kelestarian alam sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan menjadi habitat untuk berbagai jenis binatang.

“Harapannya, khususnya untuk warga Krangean, semoga bisa saling bersinergi dalam menjaga ekosistem agar bisa menjadi habitat untuk binatang seperti burung, ikan, dan lainnya,” tutupnya.


(FZ)

0 Komentar