Aroma Dugaan Korupsi Dana Bumdes Sindang sari Mulai Terendus



Aspirasi news Bekasi -Dugaan penyelewengan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mencuat di Desa Sindang sari , Kecamatan cabang bungin Kabupaten Bekasi. Pasalnya dana sebesar Rp ratusan juta rupiyah yang tercatat sebagai anggaran BUMDes pada tahun 2025 diduga tidak pernah direalisasikan secara nyata. Selasa, (02/12/2025) 

Pantauan dilapangan bahwa salah satunya honor desa di duga kuat honor para pegawai prangkat mesti nya yang di berikan seharunya sudah 6 bulan. Namun kejanggalan soal di tambah sudah masuk bulan 11/12 akan tetapi para horor BPD dan perangkat desa baru di kasih honor 3 bulan "ucap salah satu LSM baladaya ,, Guntoro, 

‎"Saya menduga adanya korupsi terkait pengelolaan dana Bumdes, soal program sampai saat ini tidak dan tidak jelas dalam Peruntukanya," kata Guntoro.

Seharusnya program ini mestinya sudah berjalan dalam kegiatannya digunakan untuk membangun unit usaha. Namun hingga kini, tak ada kegiatannya laporan, maupun aktivitas ekonomi yang bisa dibuktikan. Publik pun bertanya-tanya: ke mana sebenarnya dana itu mengalir?

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas tidak adanya laporan pertanggungjawaban dari perangkat desa. 

‎“Jika tidak mampu mempertanggungjawabkan dana tersebut, maka layak diproses secara hukum,Dana ini bukan milik pribadi, tetapi hak penerima honor ” ujarnya.

‎Skandal ini menjadi alarm keras bahwa pengelolaan dana desa di tingkat lokal masih jauh dari prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kasus Dugaan anggaran dana desa perlu di pertanyakan dan kasus dugaan korupsi Bumdes dan honor menjadi sorotan publik dan potret buram bagaimana uang negara yang seharusnya digunakan untuk mengangkat perekonomian rakyat desa, justru di duga lenyap tanpa jejak tanpa kejelasan. 

‎Hingga berita ini diturunkan ketua Direktur Bumdes Desa Sindang sari belum dapat memberikan keterangan resmi soal dana Bumdes yang diduga belum terealisasi.(Ina) 


0 Komentar