Aspirasi News Purbalingga - Wayang calung Produksi Umah Wayang Purbalingga tampil meriahkan pagelaran Obah Bareng Seni kan Budaya seniman dan budayawan Purbalingga di taman kota Usman Janatin, Sabtu (31)1)2026) malam. Di pagelaran tersebut juga disajikan fashion show batik dan ecoprint serta melukis bersama.
Wayang calung merupakan pementasan wayang kulit kontemporer dengan iringan musik tradisional calung. Menampilkan dalang muda Ki Dalang Dipa Ranu Amerta dan musik calung dari Umah Wayang pimpinan Sulung Watangkrama.
Di hadapan panggung wayang sederet pelaku seni lukis terlibat dalam aksi Gelar Karya Melukis Bersama Perupa Purbalingga. Sejumlah pelukis mendemonstrasikan diri dalam.karya lukis dengan tema dan judul masing-masing.
Gelar Karya Melukis Bersama Perupa Purbalingga di pandu oleh perupa Yuli Hartono dari komunitas perupa Wongso Purbalingga. Beberapa lukisan juga dipajang untuk dilenglang, hasil lengkang digunakan untuk donasi korban bencana alam banjir bandang lereng gunung Slamet.
Di tempat lainnya, sejumlah pengrajin craft juga melakukan demo produksi dengan berbagai bentuk dari masing-masing pengrajin. Mereka merupakan pelaku seni kerajinan dari Iskanfitri Craft, Shafta Craft dan Galeryu Craft yang dimotori oleh perajin dan perupa Iskandar dari Iskanfitri Craft.
Di lokasi berikutnya, pengerajin batik dari Batik Nagatapa Experience Wastralingga menggelar demo membatik. Sejumlah pembatik yang tergabung dalam Wastralingga memperagakan tata cara membatik.
Sementara itu, pengrajin ecoprint dari Kie Godong juga menggelar Fashion Show and Pounding. Melibatkan sejumlah Kakang Mbokayu Purbalingga, beberapa busana perpaduan batik dan ecoprint karya desainer Purbalingga diperagakan.
Kie Godong melalui panduan Asti Astutiati, pengrajin ecoprint, juga menggelar demo ponuding ecoprint, sebuah tehnik pembuatan ecoprint dengan cara dipukul menggunakan palu kayu. Daun diletakan di atas kain putih lalu dipukul palu hingga membekas daunnya ke dalam serat kain.
Adi Purwanto, selaku penggagas Purbalingga Night Explore di Bioskop Usman Janatin City Park mengatakan, kegiatan malam berkesenian tersebut mengambil tema Obah Bareng Seni Lan Budaya (Bergerak Bersama Seni dan Budaya).
"Tema ini merupakan sebuah etos dalam berkarya dengan Interaksi dan Keberanian Untuk Bergerak Memajukan Seni dan Budaya. Seniman harus memiliki interaksi dan kebenaran dalam berkarya," ungkap Sekdin UMKM Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Purbalingga.(Angga)


0 Komentar