Aspirasi media Purbalingga - Detik-detik akhir penutupan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Grantung, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga berlangsung tak biasa, Senin (12/10/2026).
Prayogi,S.Kom datang dengan kekuatan penuh. Ratusan warga dan simpatisan mengaraknya dari kediaman menuju Sekretariat Panitia Pilkades dengan membawa bendera Merah Putih. Suasana haru dan semangat perubahan begitu terasa di sepanjang jalan Desa Grantung.
Pria yang akrab disapa Yogi itu menjadi pendaftar terakhir, sekaligus menggenapkan jumlah bakal calon menjadi 5 orang yang akan bertarung di Pilkades Serentak Purbalingga 2026.
Ketua Panitia Pilkades Grantung,Teguh Poernomo membenarkan bahwa berkas Prayogi adalah yang terakhir diterima.
"Benar, hari ini Senin 12 Oktober 2026, berkas terakhir atas nama Prayogi S.Kom sudah kami terima lengkap. Dengan ini total pendaftar di Grantung ada 5 orang bakal calon. Selanjutnya akan kami verifikasi ketat sesuai arahan Sekda Purbalingga, termasuk klarifikasi ke Pengadilan dan Polres," tegas Teguh.
Bukan Orang Baru, 15 Tahun Pimpin BRI Unit
Prayogi bukan sosok kaleng-kaleng. Di balik kemeja putih dan map biru yang ia bawa, ada pengalaman mentereng selama 15 tahun sebagai Kepala Unit BRI Kecamatan. Pengalaman mengelola keuangan, membina UMKM, dan manajemen modern inilah yang menjadi senjata utamanya membangun Grantung.
Kepada aspirasi-media.com, ia menegaskan langkahnya maju bukan karena ambisi kekuasaan.
"Keinginan saya mencalonkan diri semata-mata karena ingin lebih fokus dalam pengabdian kepada masyarakat. Setelah 15 tahun saya mengabdi di lembaga keuangan membantu masyarakat dan UMKM, kini saatnya saya mengabdi langsung untuk desa saya sendiri," ujar Prayogi dengan mantap.
Visi besar telah ia siapkan untuk tanah kelahirannya.
"Visi saya sederhana, menuju Desa Grantung yang lebih maju dan lebih baik lagi. Lebih maju ekonominya, lebih baik pelayanannya, dan lebih terbuka pemerintahannya. Pengalaman saya akan saya bawa untuk mengelola Dana Desa yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, serta program pemberdayaan warga yang nyata," tegasnya.
Arak-arakan ratusan warga di hari terakhir pendaftaran ini menjadi sinyal kuat. Pilkades Grantung tahun ini dipastikan tidak akan berjalan datar, melainkan sengit, ketat, dan penuh kejutan.(Ganesha)


0 Komentar